payday loans
Apr
29

Pelupa atau Pemaaf

Dikirim oleh agul di kategori Inspirasi, Politik, Sejarah

Oleh Walton C. Lee

Dinasti Han Timur (25-220M)

Untuk merenggut kekuasaan yang absolut, seorang tuan atau raja yang ambisius akan membesar-besarkan perselisihan sepele dengan pemerintah kerajaan sebagai alasan untuk pergi perang, dan sesudah kemenangan beberapa pertempuran, ia menggantikan kaisar yang lemah. Untuk memperkuat usahanya ini, tuan yang berkhianat itu bersahabat dengan menteri-menteri yang ambisius yang bekerja di istana kekaisaran, dan mendapatkan bocoran informasi dari mereka. Untuk mengamankan posisi mereka sendiri di kemudian hari, menteri-menteri yang ambisius ini akan bekerja sama dengan tuan yang haus kekuasaan. Tetapi jika pemberontakan itu gagal, banyak pejabat tingkat tinggi yang mengabdi kepada sang kaisar akan ditawan dan dihukum penggal akibat ketidaksetiaan mereka. Sebuah kisah yang serupa terjadi di awal abad pertama.
Baca selengkapnya… »


Mar
3

Negara Amerika Dibangun Dari Emas Papua

Dikirim oleh agul di kategori Bisnis, Ekonomi, Politik

Oleh: Subhan Hassannoesi
Aktivis Dakwah Papua yang juga anggota Majelis Muslim Papua (MMP)

Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya. Sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

Baca selengkapnya… »


Jan
2

Perselingkuhan Zionisme dengan Imperialisme Barat

Dikirim oleh agul di kategori Agama, Politik, Sejarah

oleh Adian Husaini, M.A

Salah satu masalah pelik yang dihadapi dunia internasional saat ini adalah masalah Palestina dan Israel. Mahathir Muhammad, mantan perdana menteri Malaysia, pernah menyatakan bahwa Palestina adalah kunci peradaban dunia. Negara Israel saat ini adalah buah dari perjuangan idiologi yang disebut sebagai “Zionisme”. Sukses Zionisme adalah buah persekutuan–lebih tepat disebut sebagai perselingkuhan–antara kaum Zionisme Yahudi dengan imperialisme Barat. Zionisme bisa dikatakan satu idiologi sekular yang sangat dramatis dan sukses mencapai tujuannya pada abad ke-20. Berangkat dari rumusan sederhana terhadap kondisi riil fenomena “anti-semitism” (lebih tepat: Anti-Jews) di Eropa. Idiologi ini disusun dengan sasaran jelas: membentuk sebuah negara Yahudi. Dalam tempo 50 tahun sejak Kongres Zionis pertama, tahun 1897, negara Yahudi–yang diberi nama Israel–itu berdiri pada 14 Mei 1948.

Dalam pandangan Yahudi, istilah Zionisme dinisbahkan kepada sebuah bukit bernama Zion di Jerusalem. Istilah itu kemudian identik dengan Jerusalem itu sendiri. Bagi Yahudi, istilah Zion memang mengandung makna religius, dan memiliki akar sejarah yang panjang. Di sinilah nanti terlihat bagaimana lihainya kaum Zionis yang sebenarnya sekular menggunakan istilah “Zionisme” untuk menamai gerakan mereka, sehingga mampu menarik banyak dukungan orang Yahudi.

Baca selengkapnya… »


Oct
26

Sumpah Pemuda di Era Globalisasi

Dikirim oleh agul di kategori Budaya, Politik, Sejarah

Joko: Ndro, tau gak loe tanggal 28 Oktober tuh diperingati sebagai hari apa?

Hendro: Mene ketehe’. Tergantung harinya lah, minggu ato senen. Emangnya tanggal segitu hari apa?

Joko: Wah parah loe…Tanggal 28 Oktober tuh Hari Sumpah Pemuda. Gitu aja kagak tau loe. You suck, man!

Hendro: Sumpe loe?!?

Joko: It’s not Sumpe Loe, but Sumpah Pemuda!

Terlepas dari benar-benar terjadi atau tidaknya percakapan di atas, tapi itulah gambaran kasar percakapan generasi Milenium kita, meski nama mereka lebih mencerminkan nama-nama generasi X. Pertanyaannya memang bisa jadi, “Apakah Sumpah Pemuda masih relevan di era globalisasi sekarang ini?”. Saat ini bahasa Inggris sudah seperti Bic Mac dkk (hamburger) yang yang dulunya dianggap makanan mewah namun sekarang sudah hampir sekelas bakso urat. Atau malah lebih enak bakso urat ketimbang burger-burger bermacam nama yang bahkan sudah dijual di pinggir jalan itu. Begitu juga bahasa Inggris, meski masih mahal untuk ikut kursusnya, tapi kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi hal yang menakjubkan dibanding beberapa dekade ke belakang.

Baca selengkapnya… »


Aug
17

Fakta Seputar Proklamasi

Dikirim oleh agul di kategori Politik

ProklamasiMungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Pating greges, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dr. Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi.

Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah.

Baca selengkapnya… »


Jul
2

Ada Apa Dengan Minyak Dunia?

Dikirim oleh agul di kategori Ekonomi, Misteri, Politik

Dollar OilSekedar untuk bertukar informasi tentang seputar dunia perminyakan dunia yang saat ini sedang mengalami gonjang ganjing. Lalu timbul pertanyaan: “Kenapa persoalaan energy minyak dunia ini sulit dipegang dan dikendalikan? Apakah karena sifatnya yang licin yang bisa membuat orang jatuh tergelincir jika tidak hati-hati dengannya. Di sini akan coba diungkap akan sebuah informasi rahasia di balik itu semua yang secara faktual belum pernah beredar ditengah masyarakat dunia. Kenapa hal ini penting dibuka ke publik, karena rahasia ini merupkan faktor kunci mengapa kenaikan harga minyak dunia yang terus meroket belakangan ini yang tentunya sangat berimplikasi buruk kepada perekonomian negara dunia.

Baca selengkapnya… »


Jun
27

Jakarta, Indonesia – what are ‘they’ doing to you!

Dikirim oleh agul di kategori Ekonomi, Inspirasi, Politik

Jakartaby Andre Vitchek

Today, high-rises dot the skyline, hundreds of thousands of vehicles belch fumes on congested traffic arteries and super-malls have become the cultural centers of gravity in Jakarta, the fourth largest city in the world. In between towering super-structures, humble kampongs house the majority of the city dwellers, who often have no access to basic sanitation, running water or waste management.

Pada saat ini, gedung pencakar langit, jalanan macet dipadati oleh ratusan ribu kendaraan, dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta, yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.

Jakarta TrafficWhile almost all major capitals in the Southeast Asian region are investing heavily in public transportation, parks, playgrounds, sidewalks and cultural institutions like museums, concert halls and convention centers, Jakarta remains brutally and determinately ‘pro-market’ profit-driven and openly indifferent to the plight of a majority of its citizens who are poor.

Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk transportasi publik, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang MISKIN.

Baca selengkapnya… »


Jun
24

Pantaskah Tanggal 22 Juni Dianggap Sebagai Hari Kelahiran Jakarta?

Dikirim oleh agul di kategori Budaya, Politik, Sejarah

MonasSeperti yang kita tau, banyak sekali sejarah negeri ini yang telah diputarbalikan oleh segelintir kelompok hanya untuk memuaskan kepentingan kelompoknya sendiri, salah satu contohnya adalah momen hari kebangkitan nasional, dimana sebagian kalangan Islam dengan mengungkapkan fakta berusaha untuk meluruskan hal tersebut.

Kini menyambut kelahiran kota Jakarta, kita juga wajib mempertanyakan keabsahan dari tanggal 22 Juni sebagai hari kelahiran Jakarta dan juga harus mempertanyakan peran Fatahillah yang katanya berjasa besar dengan proses kelahiran Jakarta dan Dakwah Islam di Jakarta.

Baca selengkapnya… »


May
24

Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan!

Dikirim oleh agul di kategori Agama, Politik, Sejarah

SoetomoDi berbagai media, di tengah kesulitan hidup yang kian melilit rakyat, di tengah kemiskinan yang kian menjadi, di tengah keputus-asaan rakyat banyak yang kian membuncah, di tengah himpitan kemelaratan, di tengah pesta korupsi dan mark-up anggaran negara (baca: uang rakyat) yang dilakukan para pejabat negara, memasuki bulan Mei 2008 bangsa ini dicekoki dengan ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional’. Hal ini tentunya dikaitkan dengan berdirinya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.KH. Samanhudi

Jika salah satu syair dari Taufiq Ismail berjudul “Malu Aku Jadi Orang Indonesia’, maka sekarang ini judul syair tersebut bertambah relevan. Betapa memalukannya sebuah bangsa yang katanya besar ternyata masih saja salah menetapkan tonggak kebangkitannya sendiri. Dan parahnya, hal ini ternyata didukung oleh tokoh-tokoh dan partai Islam yang seharusnya menjadi agen pencerahan bangsa.

Misal salah satunya, sebuah partai politik Islam besar akhir April 2008 lalu memasang sebuah iklan hitam putih seperempat halaman di sebuah harian ternama nasional. Dalam iklan tersebut, partai ini dengan tanpa malu memuat ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional: Harapan Itu Masih Ada”. Disadari atau tidak, iklan ini telah ikut meracuni pemikiran generasi muda bangsa dengan ikut-ikutan latah menyiarkan kedustaan dan kesalahan yang fatal. Padahal partai ini kebanyakan diisi oleh orang-orang muda yang katanya intelek. Namun kenyataan yang terjadi sungguh memalukan!

Baca selengkapnya… »


May
24

Jejak Sejarah (Zionis) Yahudi di Indonesia

Dikirim oleh agul di kategori Agama, Politik, Sejarah

VOC-DavidSEJAK gerakan zionis internasional Freemasonry didirikan di Inggris tahun 1717, orang Yahudi lebih suka menyelubungi aktivitas mereka dengan selimut perkumpulan teosofi yang bertujuan “kemanusiaan”. Pengumpulan danadipusatkan di New York. Sejak 17 November 1875, pimpinannya adalah seorang Yahudi di Rusia, Nyonya Blavatsky.

Jurnal The Theosofist, yang diterbitkan di New York, pada terbitan tahun 1881 menyiarkan kabar bahwa Blavatsky mengutus Baron van Tengnagel untuk mendirikan loge, rumah ibadat kaum rijmetselarij/Freemasonry di Pekalongan.
Kota ini dipilih karena sejak 1868 berubah status dari desa menjadi kota, di samping dikenal sebagai kosentrasi santri di Jawa Tengah. Loge didirikan tahun 1883, tetapi tidak berkembang karena reaksi keras masyarakat berhubung praktek ritualisme mereka, yaitu memanggil arwah. Karena itu, penduduk menyebut loge sebagai gedong setan.

Baca selengkapnya… »


» Sebelumnya »