<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Islam Tidak Mengharamkan Anjing</title>
	<atom:link href="http://blog.agul.net/?feed=rss2&#038;p=67" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.agul.net/?p=67</link>
	<description>a cyber musafir</description>
	<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 15:50:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>Oleh: priono</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-2408</link>
		<dc:creator>priono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 19:43:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-2408</guid>
		<description>Saya Islam. Saya pelihara anjing tiga ekor. Antara lain Golden Retriever. Saya nggak peduli komentar sumbang tentang anjing bagi Islam.  Saya juga bertempat tinggal yang mayoritas muslim. Saya tidak kawatir dijauhi tetangga. Bagi saya dan keluarga, anjing memberikan ketenangan tersendiri. Ia merupakan penjaga terbaik dalam kehidupan ini. Hanya anjing-anjing  itu tidak pernah masuk rumah. Memang dilarang.. Pertimbangannya kotor (kareana tidak bersepatu). Hanya itu.

&#124;&#124;&#124;&#124;&#124;&#124;&#124; Kenyataannya saya malah diminta menjadi pengurus masjid. Juga, pengurus kampong. Dengan demikian, Saya menyimpulkan, seseorang akan dijahui oleh masyarakat (dalam hal ini) bukan karena memelihara anjing.  Tapi, bagaimana kita memposisikan diri di tengah masyarakat. Demikian yang Saya alami.

&#124;&#124;&#124;&#124;&#124;&#124;&#124; Bahkan, karena Saya pelihara anjing, muncul sejumlah komentar dari tetangga non muslim, “… ternyata Islam itu sebenarnya tidak ekstrem terhadap anjing. Ini buktinya. Bapak ini malah pelihara anjing  bahkan lebih dari seekor…”.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Islam. Saya pelihara anjing tiga ekor. Antara lain Golden Retriever. Saya nggak peduli komentar sumbang tentang anjing bagi Islam.  Saya juga bertempat tinggal yang mayoritas muslim. Saya tidak kawatir dijauhi tetangga. Bagi saya dan keluarga, anjing memberikan ketenangan tersendiri. Ia merupakan penjaga terbaik dalam kehidupan ini. Hanya anjing-anjing  itu tidak pernah masuk rumah. Memang dilarang.. Pertimbangannya kotor (kareana tidak bersepatu). Hanya itu.</p>
<p>||||||| Kenyataannya saya malah diminta menjadi pengurus masjid. Juga, pengurus kampong. Dengan demikian, Saya menyimpulkan, seseorang akan dijahui oleh masyarakat (dalam hal ini) bukan karena memelihara anjing.  Tapi, bagaimana kita memposisikan diri di tengah masyarakat. Demikian yang Saya alami.</p>
<p>||||||| Bahkan, karena Saya pelihara anjing, muncul sejumlah komentar dari tetangga non muslim, “… ternyata Islam itu sebenarnya tidak ekstrem terhadap anjing. Ini buktinya. Bapak ini malah pelihara anjing  bahkan lebih dari seekor…”.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mail</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-2304</link>
		<dc:creator>mail</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 12:39:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-2304</guid>
		<description>setuju anjing jika dpelihara tidak haram asalkan dtaruh d kandang tidak diliarkan....jika diliarkan emng air liur nya najis n air liurnya akan nempel kmn2 n kt gk tau kena najis ap gk....tp jika dtaruh dkandang n kalau perlu aj kita mengeluarin anjing saya raya tdk ap2...karna ALLAH menciptakan wundhu buat ngilangin najis..laen lg klau dmakan itu haram...klau dpelihara itu gk pa2,...kalau dpelihara makruh klau dmakan haram,..klau kena airliur najis kt hrs bs bedain</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju anjing jika dpelihara tidak haram asalkan dtaruh d kandang tidak diliarkan&#8230;.jika diliarkan emng air liur nya najis n air liurnya akan nempel kmn2 n kt gk tau kena najis ap gk&#8230;.tp jika dtaruh dkandang n kalau perlu aj kita mengeluarin anjing saya raya tdk ap2&#8230;karna ALLAH menciptakan wundhu buat ngilangin najis..laen lg klau dmakan itu haram&#8230;klau dpelihara itu gk pa2,&#8230;kalau dpelihara makruh klau dmakan haram,..klau kena airliur najis kt hrs bs bedain</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: baru</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1642</link>
		<dc:creator>baru</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:33:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1642</guid>
		<description>Assalamualaikum

sedikit berbagi tentang diskusi ini

beberapa bulan yang lalu setelah 1 bulan berpergian tiba2 orang tua saya menemukan anak anjing yang kelaparan...karena menganggap haram maka selama 3 hari anak anjing itu dibiarkan meskipun menangis dan tak mau pergi dari teras rumah.. karena iba dan sebagai mahluk Allah maka ibu saya memberinya amakan nasi dan telur...sampai sekarang anjing itu setia menjaga rumah orang tua saya..pernah suatu hari anjing tersebut di tinggal 1  minggu  tanpa diberi makan, namun anjing itu tetap setia menunggu orang tua saya di depan rumah...sampai saya datang menjenguk orang tua saya ternyata anjing itu dapat mengenal saya dan kakak2 saya dan bersikap menjaga kami sekeluarga....
karena tanpa dilatih anjing itu menurut pada kami maka kami rawat dia dengan memberi makan...

adapun sifat anjing sekalipun meskipun dari anjing jalanan seperti anjing dirumah orang tua saya adalah sifat yang setia.....

kini anjing itu sudah remaja dan dengan setia bila saya datang berkunjung dia selalu duduk menunggu saya dan keluarga jika saya menjemur di halaman belakang atau beraktifitas diluar rumah...

alhamdulillah anjing itu mengerti karena kami islam dia tidak pernah menjenggong, menjilat, atau membuang hajat dan pipis sembarangan dia slalu melakukanya di kebun singkong orang di seberang rumah :))

karena sifatnya yang setia meskipun anjing tsb sempat di telantarkan kembali tapi dia tetap setia menunggu hingga salah satu anggta klrga tiba :))

Wasallam :))


Allah maha mengetahui biarlah Allah yang menilai dosa atau pun tidak bagi kita... ikhlas.. karena saya dan keluarga ikhlas menjaga bleky anjing setia depan rumah

Allah Maha Pengampun.Amin .. :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum</p>
<p>sedikit berbagi tentang diskusi ini</p>
<p>beberapa bulan yang lalu setelah 1 bulan berpergian tiba2 orang tua saya menemukan anak anjing yang kelaparan&#8230;karena menganggap haram maka selama 3 hari anak anjing itu dibiarkan meskipun menangis dan tak mau pergi dari teras rumah.. karena iba dan sebagai mahluk Allah maka ibu saya memberinya amakan nasi dan telur&#8230;sampai sekarang anjing itu setia menjaga rumah orang tua saya..pernah suatu hari anjing tersebut di tinggal 1  minggu  tanpa diberi makan, namun anjing itu tetap setia menunggu orang tua saya di depan rumah&#8230;sampai saya datang menjenguk orang tua saya ternyata anjing itu dapat mengenal saya dan kakak2 saya dan bersikap menjaga kami sekeluarga&#8230;.<br />
karena tanpa dilatih anjing itu menurut pada kami maka kami rawat dia dengan memberi makan&#8230;</p>
<p>adapun sifat anjing sekalipun meskipun dari anjing jalanan seperti anjing dirumah orang tua saya adalah sifat yang setia&#8230;..</p>
<p>kini anjing itu sudah remaja dan dengan setia bila saya datang berkunjung dia selalu duduk menunggu saya dan keluarga jika saya menjemur di halaman belakang atau beraktifitas diluar rumah&#8230;</p>
<p>alhamdulillah anjing itu mengerti karena kami islam dia tidak pernah menjenggong, menjilat, atau membuang hajat dan pipis sembarangan dia slalu melakukanya di kebun singkong orang di seberang rumah :))</p>
<p>karena sifatnya yang setia meskipun anjing tsb sempat di telantarkan kembali tapi dia tetap setia menunggu hingga salah satu anggta klrga tiba :))</p>
<p>Wasallam :))</p>
<p>Allah maha mengetahui biarlah Allah yang menilai dosa atau pun tidak bagi kita&#8230; ikhlas.. karena saya dan keluarga ikhlas menjaga bleky anjing setia depan rumah</p>
<p>Allah Maha Pengampun.Amin .. :))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hambaAllah</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1439</link>
		<dc:creator>hambaAllah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:18:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1439</guid>
		<description>Bismillahirohmanirrohim…
saya tidak mendalami betul soal anjing, tpi yg jelas ada hal2 yg sudah di tentukan di Islam dan menjadi rahasia Allah SWT kenapa itu di wajibkan, diharamkan, sunnah, makruh dll. ngapainn kita repot2 cari tau sholat itu apa fungsinya, kenapa kita wajib puasa di bulan Ramadhan, kenapa liur anjing najis padahal ciptaan Tuhan bla...bla... mnrt gw orang yg mo melihara anjing ga lebih mo cari pembenaran sendiri, membolakbalikan sunnah &#38; Al Qur'an, hal yg dah jelas di serang utk dibikin kabur. sebentar lagi nanti ditanyakan "ngapain sih kita jungkir balik melakukan sholat??" haha... ato gini gpp kita makan dari wajan bekas masak babi, kan langsung dicuci haha... (emangnya restoran laen ga ada? ato emangnya wajan barang yg langka? ato emangnya kita dalam kondisi perang yg bener2 darurat??) pengalaman saya orang2 yg mempermasalahkan hal2 yg sudah jelas atau tidak mau menjauhi hal2 yg di haramkan biasanya pergaulan sekitarnya sudah terkontaminasi agama laen atau emang pendidikan agama di keluarganya sangat kurang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirohmanirrohim…<br />
saya tidak mendalami betul soal anjing, tpi yg jelas ada hal2 yg sudah di tentukan di Islam dan menjadi rahasia Allah SWT kenapa itu di wajibkan, diharamkan, sunnah, makruh dll. ngapainn kita repot2 cari tau sholat itu apa fungsinya, kenapa kita wajib puasa di bulan Ramadhan, kenapa liur anjing najis padahal ciptaan Tuhan bla&#8230;bla&#8230; mnrt gw orang yg mo melihara anjing ga lebih mo cari pembenaran sendiri, membolakbalikan sunnah &amp; Al Qur&#8217;an, hal yg dah jelas di serang utk dibikin kabur. sebentar lagi nanti ditanyakan &#8220;ngapain sih kita jungkir balik melakukan sholat??&#8221; haha&#8230; ato gini gpp kita makan dari wajan bekas masak babi, kan langsung dicuci haha&#8230; (emangnya restoran laen ga ada? ato emangnya wajan barang yg langka? ato emangnya kita dalam kondisi perang yg bener2 darurat??) pengalaman saya orang2 yg mempermasalahkan hal2 yg sudah jelas atau tidak mau menjauhi hal2 yg di haramkan biasanya pergaulan sekitarnya sudah terkontaminasi agama laen atau emang pendidikan agama di keluarganya sangat kurang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: susi</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1387</link>
		<dc:creator>susi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 07:51:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1387</guid>
		<description>Asslm...
sangat setuju dengan comment 'indra', berlakulah sesuai kemantapan n kepercayaan masing yg kita miliki, karena bagaimanapun, kita tidak bisa memaksakan pandangan kita kepada orang lain.
saya muslim, berjilbab, tapi sy memelihara anjing. ya memang banyak yg mencerca, tp saya bermain logika di sini, saya sayang semua makhluk ciptaan Allah SWT tanpa terkecuali. toh mereka yang mencerca saya belum tentu mereka lebih baik dan berhati. biar Allah yanng menentukan kesalahan atau kebaikan dr perbuatan kita.
whtever u say, as far as u do not "touch" my area, i'll respect u as b4.
jd, silahkan mencerca, syukur2 kalau memuji, tp aku hanya percaya Allahku tahu setiap apa yg aku lakukan.

Wsslm..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asslm&#8230;<br />
sangat setuju dengan comment &#8216;indra&#8217;, berlakulah sesuai kemantapan n kepercayaan masing yg kita miliki, karena bagaimanapun, kita tidak bisa memaksakan pandangan kita kepada orang lain.<br />
saya muslim, berjilbab, tapi sy memelihara anjing. ya memang banyak yg mencerca, tp saya bermain logika di sini, saya sayang semua makhluk ciptaan Allah SWT tanpa terkecuali. toh mereka yang mencerca saya belum tentu mereka lebih baik dan berhati. biar Allah yanng menentukan kesalahan atau kebaikan dr perbuatan kita.<br />
whtever u say, as far as u do not &#8220;touch&#8221; my area, i&#8217;ll respect u as b4.<br />
jd, silahkan mencerca, syukur2 kalau memuji, tp aku hanya percaya Allahku tahu setiap apa yg aku lakukan.</p>
<p>Wsslm..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: damar</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1359</link>
		<dc:creator>damar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 15:25:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1359</guid>
		<description>lakukan printahnya...dan jauhi larangannya.klo plihara anjing dilarang,jauhi. tp klo gak dilarang apa salahnya.yg penting jngn kluar dr qur'an dan hadist.isinya seh ga dilarang pelihara,cuma yg dilarang dagingnya unuk dimakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lakukan printahnya&#8230;dan jauhi larangannya.klo plihara anjing dilarang,jauhi. tp klo gak dilarang apa salahnya.yg penting jngn kluar dr qur&#8217;an dan hadist.isinya seh ga dilarang pelihara,cuma yg dilarang dagingnya unuk dimakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deasyceline</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1266</link>
		<dc:creator>deasyceline</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 12:51:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1266</guid>
		<description>Ass wr wb,saya adalah seorang muslim.Mungkin pemahaman agama saya masih sangat minim tapi yang saya tahu kebanyakan agama islam itu penuh toleransi dan kasih kepada semua mahluk ciptaan allah.Anjing dan babi tetap mahluk hidup.Allah menciptakan kedua mahluk tsb pastilah ada maksud yang baik disamping mudharat yg dtmbulkan mereka.Dalam kasus pemeliharaan anjing nabi mengharamkan memelharanya pasti ada sebabnya dan dalam pikiran saya ini mgkn terkait dgn pnyakit rabies yg dmiliki anjing dr gigitannya yg pada waktu itu pasti lngsng mematikan si trgigit.Krna saat itu tdk ada vaksin untk pencghannya,dan penyakit2 lain yg disebabkan oleh air liur anjing yg apabila tergigt luka mnyebabkan virus yg menyrang tubuh manusia .Tp saya rasa memelihara anjing diluar rumah itu boleh saja dan anjing wajib vaksinasi.Sory oot</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass wr wb,saya adalah seorang muslim.Mungkin pemahaman agama saya masih sangat minim tapi yang saya tahu kebanyakan agama islam itu penuh toleransi dan kasih kepada semua mahluk ciptaan allah.Anjing dan babi tetap mahluk hidup.Allah menciptakan kedua mahluk tsb pastilah ada maksud yang baik disamping mudharat yg dtmbulkan mereka.Dalam kasus pemeliharaan anjing nabi mengharamkan memelharanya pasti ada sebabnya dan dalam pikiran saya ini mgkn terkait dgn pnyakit rabies yg dmiliki anjing dr gigitannya yg pada waktu itu pasti lngsng mematikan si trgigit.Krna saat itu tdk ada vaksin untk pencghannya,dan penyakit2 lain yg disebabkan oleh air liur anjing yg apabila tergigt luka mnyebabkan virus yg menyrang tubuh manusia .Tp saya rasa memelihara anjing diluar rumah itu boleh saja dan anjing wajib vaksinasi.Sory oot</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: roro</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1249</link>
		<dc:creator>roro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 10:23:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1249</guid>
		<description>di rumah sy banyak tikus &#38; kecoa..susah bgt mengatasinya..pake racun g mempan..malah satu rumah bau semua..trus sy dikasih anjing khusus pemburu tikus..skarang dapur sy selalu bersih, kecoa jg dibasmi sm dia (anjingnya di halaman blkg &#38; g blh msk rumah). Katanya liurnya najis, karna itu sy selalu membasuh 7x &#38; pake tanah.. sy percaya Allah menciptakan makhluk hidup dgn kelebihannya masing2. Bagi sy, pemahaman itu sdh lbh dr cukup.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>di rumah sy banyak tikus &amp; kecoa..susah bgt mengatasinya..pake racun g mempan..malah satu rumah bau semua..trus sy dikasih anjing khusus pemburu tikus..skarang dapur sy selalu bersih, kecoa jg dibasmi sm dia (anjingnya di halaman blkg &amp; g blh msk rumah). Katanya liurnya najis, karna itu sy selalu membasuh 7x &amp; pake tanah.. sy percaya Allah menciptakan makhluk hidup dgn kelebihannya masing2. Bagi sy, pemahaman itu sdh lbh dr cukup.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: indra</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1179</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 04:25:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1179</guid>
		<description>Bismillahirohmanirrohim...

 ilmu adalah ucapan dari setiap perkataan,takaran ilmu seseorang di tentukan dari ucapannya. adapun tentang anjing tergantung dari pemahaman ilmu yg kita miliki...halal atau haram suatu binatang ditentukan dari sebab dan musababya...jangan karna suatu pandangan yg berbeda menyebabkan ke egoan antar sesama..sesungguhnya seluruh umat di dunia ini sudah ada pandangan dan pegangannya masing2, tinggal pertanggung jawabannya nanti setelah roh dari tubuh keluar atau jasad telah mati....kapasitas kita adalah sebagai pelaksana bukan penterjemah, jadi laksanakan apa yg menurut ilmu yg kamu dapat benar dan tinggalkan apa yang menurut kamu salah...wassalam....

indra
sang pencari hidayah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirohmanirrohim&#8230;</p>
<p> ilmu adalah ucapan dari setiap perkataan,takaran ilmu seseorang di tentukan dari ucapannya. adapun tentang anjing tergantung dari pemahaman ilmu yg kita miliki&#8230;halal atau haram suatu binatang ditentukan dari sebab dan musababya&#8230;jangan karna suatu pandangan yg berbeda menyebabkan ke egoan antar sesama..sesungguhnya seluruh umat di dunia ini sudah ada pandangan dan pegangannya masing2, tinggal pertanggung jawabannya nanti setelah roh dari tubuh keluar atau jasad telah mati&#8230;.kapasitas kita adalah sebagai pelaksana bukan penterjemah, jadi laksanakan apa yg menurut ilmu yg kamu dapat benar dan tinggalkan apa yang menurut kamu salah&#8230;wassalam&#8230;.</p>
<p>indra<br />
sang pencari hidayah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iyul</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1149</link>
		<dc:creator>iyul</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 20:38:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1149</guid>
		<description>posting ini mungkin salah satu alasan mengapa Allah menjadikan Liur anjing sebagai Hadast Besar, yang sampai sekrang belum bisa dijelaskan oleh banyak alim ulama..
Buat yang malas translate 
intinya anjing adalah kemungkinan (Banyak penyangkalan dari reseacher lain..jadi masih harus dibilang mungkin) sebagai salah satu pembawa atau penyebar aliran perpindahan virus mouse mammary tumor (MMTV), seperti juga penyebaranr microbes, yang menjadi salah satu partisipan pada pembentukan pertama karsinogenesis pada manusia melalui air liur anjing dan air embusan dari hidunganya anjing. . 
Virus MMTV adalah salah satu faktor resiko peningkatan kanker payudara di negara negara barat.
link jurnal yang di bawah menunjukkan persamaan karakteristik sel sel kanker payudara yang diidap pada anjing (hewan terbesar menderita kanker payudara) dengan sel sel kanker payudara yang ada pada manusia yang diteliti di Indiana university amerika.
--------------------------
============================================http://www.medscape.com/viewarticle/537495
Could Dogs Pose a Risk Factor for Breast Cancer?Zosia ChusteckaAuthors and Disclosures Print This INFORMATION FROM INDUSTRYAdjuvant treatment of Stage III (Dukes’ C) colon cancer Learn more about 5-year follow up of disease-free survival rates. 
— Breast cancer patients were twice as likely to have kept a dog as a pet in the past 10 years than age-matched controls in a small study conducted by researchers at the University of Munich, Germany. They suggest that dogs may offer a route of transmission for the mouse mammary tumor virus (MMTV), as well as other microbes, which could participate in the first steps of carcinogenesis in humans. Writing in the June issue of Medical Hypotheses, they speculate that pet dogs harboring such risk factors offers a possible explanation for the increase in breast cancer in Western countries and its correlation with a higher standard of living.Asked to comment on the paper, Jennifer Wheler, MD, special fellow at the Memorial Sloan-Kettering Cancer Center, New York, said, "This is a controversial area of research." The hypothesis is not new, as there have been scientific papers in the past suggesting that MMTV or MMTV-like organisms may contribute to the development of breast cancer. However, she told Medscape: "This is a hypothesis that requires much more study."In the United Kingdom, where several newspapers picked up the story about a potential link between dogs and breast cancer, cancer charity spokespersons were dismissive. Kat Arney, MD, information officer for Cancer Research in London, commented: "There is currently no scientific evidence to support the suggestion that women can get breast cancer from contact with dogs. This study was very small and does not take other factors into account." Sarah Rawlings, from Breakthrough Breast Cancer in London, pointed out that the researchers have not shown that the dogs "carried the virus, let alone that the virus moves from dogs to people, so we find it difficult to support this study and advise all dog lovers not to worry."Patients Consulted for Immunotherapy The researchers were based at the Institute of Immunology, at a clinic within Munich University Medical School, where they regularly ask consulting patients whether they keep household pets to identify zoonotic factors. From a group of 69 women with breast cancer who consulted on immunotherapy, they found that 26 patients (37%) had a dog at the time of consultation and throughout the previous 10 years. Using data collected for a public opinion poll held locally, the researchers found 1320 age-matched controls, of whom 195 (14.8%) had dogs. They report a relative risk of 3.5 (P = .0000003).The researchers note that there were further associations with dogs that were not included in this statistical analysis. An additional 11 patients with breast cancer had kept a dog at some stage in the past 10 years but did not have one at the time of consultation, and 16 patients had intensive contact with dogs. Two further patients had received dog bites. "Taken together, 79.9% of all patients had intensive contact with dogs before the diagnosis of breast cancer, encompassing a time period up to 30 years," the researchers note.No significance differences were found with regard to keeping cats as pets (20.6% of breast cancer patients vs 21% of controls).From Mice to Dogs to Humans? MMTV, an oncogenic B retrovirus that can induce breast cancer in mice, has been known for more than 30 years, but whether it is a risk factor for human breast cancer remains a "tantalizing" question, the researchers comment. Many groups have found MMTV-like sequences highly expressed in human breast cancer, but 2 previous studies did not, they point out.The researchers of the current study note that in Western countries, a high incidence of cancer has been correlated with the dominance of a particular mouse strain, Mus domesticus. Dogs may offer a route of transmission for MMTV as well as other viruses and bacteria, the researchers suggest. With dogs' noses often close to the ground, they may inhale infectious excretions from small animals such as mice and could pass along viruses to their human owners without succumbing to cancer themselves, although the group points out that breast cancer occurs frequently in dogs.Med Hypotheses.
http://www.sciencedaily.com/releases/2007/11/071115181808.htm
Similarities In Dog And Human Breast Cancer Pre-malignant Lesions Found
www.sciencedaily.com
ScienceDaily (Nov. 16, 2007) Pre-malignant mammary lesions in dogs and humans display many of the same characteristics, a discovery that could lead to better understanding of breast cancer progression ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>posting ini mungkin salah satu alasan mengapa Allah menjadikan Liur anjing sebagai Hadast Besar, yang sampai sekrang belum bisa dijelaskan oleh banyak alim ulama..<br />
Buat yang malas translate<br />
intinya anjing adalah kemungkinan (Banyak penyangkalan dari reseacher lain..jadi masih harus dibilang mungkin) sebagai salah satu pembawa atau penyebar aliran perpindahan virus mouse mammary tumor (MMTV), seperti juga penyebaranr microbes, yang menjadi salah satu partisipan pada pembentukan pertama karsinogenesis pada manusia melalui air liur anjing dan air embusan dari hidunganya anjing. .<br />
Virus MMTV adalah salah satu faktor resiko peningkatan kanker payudara di negara negara barat.<br />
link jurnal yang di bawah menunjukkan persamaan karakteristik sel sel kanker payudara yang diidap pada anjing (hewan terbesar menderita kanker payudara) dengan sel sel kanker payudara yang ada pada manusia yang diteliti di Indiana university amerika.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
============================================http://www.medscape.com/viewarticle/537495<br />
Could Dogs Pose a Risk Factor for Breast Cancer?Zosia ChusteckaAuthors and Disclosures Print This INFORMATION FROM INDUSTRYAdjuvant treatment of Stage III (Dukes’ C) colon cancer Learn more about 5-year follow up of disease-free survival rates.<br />
— Breast cancer patients were twice as likely to have kept a dog as a pet in the past 10 years than age-matched controls in a small study conducted by researchers at the University of Munich, Germany. They suggest that dogs may offer a route of transmission for the mouse mammary tumor virus (MMTV), as well as other microbes, which could participate in the first steps of carcinogenesis in humans. Writing in the June issue of Medical Hypotheses, they speculate that pet dogs harboring such risk factors offers a possible explanation for the increase in breast cancer in Western countries and its correlation with a higher standard of living.Asked to comment on the paper, Jennifer Wheler, MD, special fellow at the Memorial Sloan-Kettering Cancer Center, New York, said, &#8220;This is a controversial area of research.&#8221; The hypothesis is not new, as there have been scientific papers in the past suggesting that MMTV or MMTV-like organisms may contribute to the development of breast cancer. However, she told Medscape: &#8220;This is a hypothesis that requires much more study.&#8221;In the United Kingdom, where several newspapers picked up the story about a potential link between dogs and breast cancer, cancer charity spokespersons were dismissive. Kat Arney, MD, information officer for Cancer Research in London, commented: &#8220;There is currently no scientific evidence to support the suggestion that women can get breast cancer from contact with dogs. This study was very small and does not take other factors into account.&#8221; Sarah Rawlings, from Breakthrough Breast Cancer in London, pointed out that the researchers have not shown that the dogs &#8220;carried the virus, let alone that the virus moves from dogs to people, so we find it difficult to support this study and advise all dog lovers not to worry.&#8221;Patients Consulted for Immunotherapy The researchers were based at the Institute of Immunology, at a clinic within Munich University Medical School, where they regularly ask consulting patients whether they keep household pets to identify zoonotic factors. From a group of 69 women with breast cancer who consulted on immunotherapy, they found that 26 patients (37%) had a dog at the time of consultation and throughout the previous 10 years. Using data collected for a public opinion poll held locally, the researchers found 1320 age-matched controls, of whom 195 (14.8%) had dogs. They report a relative risk of 3.5 (P = .0000003).The researchers note that there were further associations with dogs that were not included in this statistical analysis. An additional 11 patients with breast cancer had kept a dog at some stage in the past 10 years but did not have one at the time of consultation, and 16 patients had intensive contact with dogs. Two further patients had received dog bites. &#8220;Taken together, 79.9% of all patients had intensive contact with dogs before the diagnosis of breast cancer, encompassing a time period up to 30 years,&#8221; the researchers note.No significance differences were found with regard to keeping cats as pets (20.6% of breast cancer patients vs 21% of controls).From Mice to Dogs to Humans? MMTV, an oncogenic B retrovirus that can induce breast cancer in mice, has been known for more than 30 years, but whether it is a risk factor for human breast cancer remains a &#8220;tantalizing&#8221; question, the researchers comment. Many groups have found MMTV-like sequences highly expressed in human breast cancer, but 2 previous studies did not, they point out.The researchers of the current study note that in Western countries, a high incidence of cancer has been correlated with the dominance of a particular mouse strain, Mus domesticus. Dogs may offer a route of transmission for MMTV as well as other viruses and bacteria, the researchers suggest. With dogs&#8217; noses often close to the ground, they may inhale infectious excretions from small animals such as mice and could pass along viruses to their human owners without succumbing to cancer themselves, although the group points out that breast cancer occurs frequently in dogs.Med Hypotheses.<br />
<a href="http://www.sciencedaily.com/releases/2007/11/071115181808.htm" rel="nofollow">http://www.sciencedaily.com/releases/2007/11/071115181808.htm</a><br />
Similarities In Dog And Human Breast Cancer Pre-malignant Lesions Found<br />
<a href="http://www.sciencedaily.com" rel="nofollow">http://www.sciencedaily.com</a><br />
ScienceDaily (Nov. 16, 2007) Pre-malignant mammary lesions in dogs and humans display many of the same characteristics, a discovery that could lead to better understanding of breast cancer progression &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: NumpangLewat</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1118</link>
		<dc:creator>NumpangLewat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 07:36:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1118</guid>
		<description>Ralat : 
"Apabila haramnya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali."

Apabila aromanya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ralat :<br />
&#8220;Apabila haramnya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali.&#8221;</p>
<p>Apabila aromanya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: NumpangLewat</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1117</link>
		<dc:creator>NumpangLewat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 07:35:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1117</guid>
		<description>Sebelumnya saya minta ma'af, pemahaman tentang Islam saya sangat kurang. Jadi saya hanya bisa menjawab dengan logika.

Dalam Islam, umumnya, yang diharamkan adalah sesuatu yang lebih besar kerugiannya daripada manfaat yang bisa diperoleh.

Kenapa anjing diharamkan, mungkin, menurut pendapat saya.

1) Dari sisi najis: 
Najis yang ditimbulkannya bukan najis yang bisa dihilangkan dengan satu kali basuhan. 
Anjing menggunakan najisnya untuk menandai wilayahnya, dan jangan lupa, aroma najis ini bisa bertahan berhari-hari. 
Apabila haramnya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali. 
Buat yang ingin memelihara Anjing, Anda yakin, hanya rumah Anda yang ditandai? 
Apakah tetangga Anda tidak merasa terganggu?

2) Dari sisi pemeliharaan.
Bagaimana Anda bisa memberi makan daging kepada Anjing secara teratur, sedangkan ada tetangga Anda yang masih kekurangan makan dan gizi. 
Setau saya, saat iseng melihat harga makanan anjing di Supermarket, terus terang, harga satu kali hidangnya, 
jauh lebih mahal dari satu porsi makanan + Es teh manis di WarTeg. 

3) Dari sisi keimanan.
Ini yang sangat berbahaya. Sadar atau tidak, baik langsung ataupun tidak langsung, orang yang memelihara Anjing akan menyandarkan nasibnya (keamanan rumahnya) kepada si Anjing.
Tentu sangat bertantangan dengan surat Al-Fatihah yang kita baca setiap sholat. Jangan lupa, Allah sangat murka terhadap orang-orang yang mengambil penolong, selain Allah. 
Itulah alasannya kenapa pahala kita akan terus berkurang setiap hari.

Mengenai Anjing dan Kucing, terus terang saya orang kampung. Dikampung, kucing sebelum buang hajat (E'Eg or Kencing), pasti mengorek tanah terlebih dahulu. 
Setelah selesai buang ari di lubang yang dia buat si Kucing akan menutupnya kembali. Perilaku ini masih bisa saya lihat di Jakarta, berhubung yang digaruk itu Aspal, ya sudah, E'Eg lah dia disitu. Setelah selesai, tetep saja si Kucing melakukan gerakan 'mengubur'.
Kalau Anjing bagaimana? Dan setau saya untuk kucing, memeliharanya tidak diharamkan. Tapi si kucing ini tetap Haram dimakan dan mengandung Najis. Tapi najisnya tidak seberat Anjing.

Memeliharanya kucing tidak diharamkan, tetapi kalau berlebihan jadilah hukumnya haram.

Mudah-mudahan bisa sedikit memberi pencerahan. Aamiin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya minta ma&#8217;af, pemahaman tentang Islam saya sangat kurang. Jadi saya hanya bisa menjawab dengan logika.</p>
<p>Dalam Islam, umumnya, yang diharamkan adalah sesuatu yang lebih besar kerugiannya daripada manfaat yang bisa diperoleh.</p>
<p>Kenapa anjing diharamkan, mungkin, menurut pendapat saya.</p>
<p>1) Dari sisi najis:<br />
Najis yang ditimbulkannya bukan najis yang bisa dihilangkan dengan satu kali basuhan.<br />
Anjing menggunakan najisnya untuk menandai wilayahnya, dan jangan lupa, aroma najis ini bisa bertahan berhari-hari.<br />
Apabila haramnya mulai memudar, si Anjing akan memperbaharuinya kembali.<br />
Buat yang ingin memelihara Anjing, Anda yakin, hanya rumah Anda yang ditandai?<br />
Apakah tetangga Anda tidak merasa terganggu?</p>
<p>2) Dari sisi pemeliharaan.<br />
Bagaimana Anda bisa memberi makan daging kepada Anjing secara teratur, sedangkan ada tetangga Anda yang masih kekurangan makan dan gizi.<br />
Setau saya, saat iseng melihat harga makanan anjing di Supermarket, terus terang, harga satu kali hidangnya,<br />
jauh lebih mahal dari satu porsi makanan + Es teh manis di WarTeg. </p>
<p>3) Dari sisi keimanan.<br />
Ini yang sangat berbahaya. Sadar atau tidak, baik langsung ataupun tidak langsung, orang yang memelihara Anjing akan menyandarkan nasibnya (keamanan rumahnya) kepada si Anjing.<br />
Tentu sangat bertantangan dengan surat Al-Fatihah yang kita baca setiap sholat. Jangan lupa, Allah sangat murka terhadap orang-orang yang mengambil penolong, selain Allah.<br />
Itulah alasannya kenapa pahala kita akan terus berkurang setiap hari.</p>
<p>Mengenai Anjing dan Kucing, terus terang saya orang kampung. Dikampung, kucing sebelum buang hajat (E&#8217;Eg or Kencing), pasti mengorek tanah terlebih dahulu.<br />
Setelah selesai buang ari di lubang yang dia buat si Kucing akan menutupnya kembali. Perilaku ini masih bisa saya lihat di Jakarta, berhubung yang digaruk itu Aspal, ya sudah, E&#8217;Eg lah dia disitu. Setelah selesai, tetep saja si Kucing melakukan gerakan &#8216;mengubur&#8217;.<br />
Kalau Anjing bagaimana? Dan setau saya untuk kucing, memeliharanya tidak diharamkan. Tapi si kucing ini tetap Haram dimakan dan mengandung Najis. Tapi najisnya tidak seberat Anjing.</p>
<p>Memeliharanya kucing tidak diharamkan, tetapi kalau berlebihan jadilah hukumnya haram.</p>
<p>Mudah-mudahan bisa sedikit memberi pencerahan. Aamiin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: number</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1116</link>
		<dc:creator>number</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 18:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1116</guid>
		<description>ARY: itu jawaban anak-anak.. Apa hubungannya haram dengan anda memeliharanya dari kecil??
L.Soekarsono:“Barangsiapa memelihara anjing, selain anjing pemburu atau penjaga tanaman dan binatang, maka pahalanya akan berkurang setiap hari satu qirat.” (Riwayat Jamaah)
tony: Allah melarang sesuatu pasti ada tujuannya.. Dia menciptakan peraturan juga tidak sia-sia..
Wongbingung: Oii, tidak ada toleransi dalam hal prinsip.. Sekali haram tetap haram..
orang: pendapat itu sama saja jika anda mengatakan, knp kita tidak boleh mengawini saudara perempuan sendiri.. 
Molly: yaah, kita memang diperintahkan untuk syg binatang, tp ada batas.. Islam membuat batasan2 itu.. Islam membedakan mana yg halal mana yg haram..
Kesimpulannya, seperti kata No name: memelihara anjing untuk kepentingan penjagaan atau berburu itu diperbolehkan. Tetapi diapun harus berusaha menjaga diri dari najis yang timbul dari hewan tersebut..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ARY: itu jawaban anak-anak.. Apa hubungannya haram dengan anda memeliharanya dari kecil??<br />
L.Soekarsono:“Barangsiapa memelihara anjing, selain anjing pemburu atau penjaga tanaman dan binatang, maka pahalanya akan berkurang setiap hari satu qirat.” (Riwayat Jamaah)<br />
tony: Allah melarang sesuatu pasti ada tujuannya.. Dia menciptakan peraturan juga tidak sia-sia..<br />
Wongbingung: Oii, tidak ada toleransi dalam hal prinsip.. Sekali haram tetap haram..<br />
orang: pendapat itu sama saja jika anda mengatakan, knp kita tidak boleh mengawini saudara perempuan sendiri..<br />
Molly: yaah, kita memang diperintahkan untuk syg binatang, tp ada batas.. Islam membuat batasan2 itu.. Islam membedakan mana yg halal mana yg haram..<br />
Kesimpulannya, seperti kata No name: memelihara anjing untuk kepentingan penjagaan atau berburu itu diperbolehkan. Tetapi diapun harus berusaha menjaga diri dari najis yang timbul dari hewan tersebut..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: enal</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1115</link>
		<dc:creator>enal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 18:07:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1115</guid>
		<description>mutia: itu namanya mengakali ayat.. Al-Qur'an itu multitafsir, jadi sebagai manusia yg diberi akal jgn cuma melihat yg tersurat.. Sudah jelas malaikat tidak akan memasuki rumah yg ada anjing dan gambar-gambar(gambar2 yg dibuat untuk disembah)..
ahmad: harta yg dirampok itu memang karena bukan milik kita.. Klo gak mau dirampok, rajin2 sedekah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mutia: itu namanya mengakali ayat.. Al-Qur&#8217;an itu multitafsir, jadi sebagai manusia yg diberi akal jgn cuma melihat yg tersurat.. Sudah jelas malaikat tidak akan memasuki rumah yg ada anjing dan gambar-gambar(gambar2 yg dibuat untuk disembah)..<br />
ahmad: harta yg dirampok itu memang karena bukan milik kita.. Klo gak mau dirampok, rajin2 sedekah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: enal</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1114</link>
		<dc:creator>enal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 15:45:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1114</guid>
		<description>Malaikat takkan masu ke dalam sebuah rumah yg ada anjing didalamnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Malaikat takkan masu ke dalam sebuah rumah yg ada anjing didalamnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: cia al</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1072</link>
		<dc:creator>cia al</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 07:38:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1072</guid>
		<description>sy jg bingung,, anjing,, nthu sebernya haram g c.. soall nya sy pelihara anjing ,, di rumahh.. krn saya sayang,, dgn binatang,, jd,, sy pelihara anjing..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy jg bingung,, anjing,, nthu sebernya haram g c.. soall nya sy pelihara anjing ,, di rumahh.. krn saya sayang,, dgn binatang,, jd,, sy pelihara anjing..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahmad</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1059</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 23:23:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1059</guid>
		<description>rumah saya berada didaerah yg rawan perampokan (dgn kekerasan), dengan kondisi dua orang tua yang sudah sepuh.
dengan alasan tersebut saya berniat memelihara anjing dibelakang rumah, tempat perampok terakhir masuk dari sana.
apakah dengan alasan tersebut masih dibenarkan oleh syar'i?
kerepotan yg ada pastilah harus rajin membersihkan diri dari najisnya.
namun dgn kondisi yg saya alami, saya merasakan manfaat yg lebih besar drpd mudharatnya.
memakan binatang buruan yg ditangkap oleh binatang buas terlatih pun masih boleh, apalagi berfungsi sebagai penjaga?
bukankah yg diharamkan dr anjing adalah dagingnya bila kita makan? sedang liurnya adalah najis.
wallahu'alam.,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rumah saya berada didaerah yg rawan perampokan (dgn kekerasan), dengan kondisi dua orang tua yang sudah sepuh.<br />
dengan alasan tersebut saya berniat memelihara anjing dibelakang rumah, tempat perampok terakhir masuk dari sana.<br />
apakah dengan alasan tersebut masih dibenarkan oleh syar&#8217;i?<br />
kerepotan yg ada pastilah harus rajin membersihkan diri dari najisnya.<br />
namun dgn kondisi yg saya alami, saya merasakan manfaat yg lebih besar drpd mudharatnya.<br />
memakan binatang buruan yg ditangkap oleh binatang buas terlatih pun masih boleh, apalagi berfungsi sebagai penjaga?<br />
bukankah yg diharamkan dr anjing adalah dagingnya bila kita makan? sedang liurnya adalah najis.<br />
wallahu&#8217;alam.,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ali</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-1028</link>
		<dc:creator>ali</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 08:08:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-1028</guid>
		<description>anjing kan slalu kencing merata2,bulu dia pun terbang merata2,air liur lagi,knape tringin nk bela,allah jadikan dunia ini untuk ujian kepada kita,al-quran pedoman kita ,klu quran tulis tidak,maka tidak lah,klu darurat nk jaga jgak ble, kna jauh dri tempat kediaman orang2 islam,malikat pun tak suka anjing ni ,malaikat amat patuh kepada allah,klu ada anjing malaikat pun pergi tempat lain la,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anjing kan slalu kencing merata2,bulu dia pun terbang merata2,air liur lagi,knape tringin nk bela,allah jadikan dunia ini untuk ujian kepada kita,al-quran pedoman kita ,klu quran tulis tidak,maka tidak lah,klu darurat nk jaga jgak ble, kna jauh dri tempat kediaman orang2 islam,malikat pun tak suka anjing ni ,malaikat amat patuh kepada allah,klu ada anjing malaikat pun pergi tempat lain la,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: musaddad</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-988</link>
		<dc:creator>musaddad</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 16:35:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-988</guid>
		<description>assalaamualaikum, saya muslim, ayah saya pemuka agama, saya pernah pelihara anjing, dengan konsekwensi, kalau kena air liurnya harus membasuhnya sesuai aturan islam.. rata2 per-hari saya membasuh bersuci 3x, mau salat dhuhur, ashar dan maghrib.. dan itu tidak ada masalah sama sekali buta saya.. islam: rohmatan lil alamin.. namun saya tidak memakan dagingnya.. wassalaam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalaamualaikum, saya muslim, ayah saya pemuka agama, saya pernah pelihara anjing, dengan konsekwensi, kalau kena air liurnya harus membasuhnya sesuai aturan islam.. rata2 per-hari saya membasuh bersuci 3x, mau salat dhuhur, ashar dan maghrib.. dan itu tidak ada masalah sama sekali buta saya.. islam: rohmatan lil alamin.. namun saya tidak memakan dagingnya.. wassalaam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mutia</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-946</link>
		<dc:creator>mutia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 07:20:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-946</guid>
		<description>ayat Qur'an lebih kuat daripada hadist... dan tidak ada satu ayatpun yg menyebutkan kalau memelihara anjing dilarang, bkn?

selama qta menjaga kebersihan dan kesehatannya, bolehkah kita pelihara dan sayangi? karena ia juga ciptaan Allah, pintar, dan berguna 

saya sangat menghargai sobat- sobat muslim yang berdebat dengan ilmu, ayat, dan pengetahuan. Tidak menisbatkan semuanya dgn, "sekali haram tetap haram", atau "karena ada di Qur'an" atau "katanya begitu" 

terima kasih
wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ayat Qur&#8217;an lebih kuat daripada hadist&#8230; dan tidak ada satu ayatpun yg menyebutkan kalau memelihara anjing dilarang, bkn?</p>
<p>selama qta menjaga kebersihan dan kesehatannya, bolehkah kita pelihara dan sayangi? karena ia juga ciptaan Allah, pintar, dan berguna </p>
<p>saya sangat menghargai sobat- sobat muslim yang berdebat dengan ilmu, ayat, dan pengetahuan. Tidak menisbatkan semuanya dgn, &#8220;sekali haram tetap haram&#8221;, atau &#8220;karena ada di Qur&#8217;an&#8221; atau &#8220;katanya begitu&#8221; </p>
<p>terima kasih<br />
wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Molly</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-918</link>
		<dc:creator>Molly</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 06:21:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-918</guid>
		<description>Kalo gw sih,yang paling penting, sayangi dan pelihara ciptaan Tuhan. Manusia, hewan, tumbuhan, alam semesta dan segala isinya. TITIK!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo gw sih,yang paling penting, sayangi dan pelihara ciptaan Tuhan. Manusia, hewan, tumbuhan, alam semesta dan segala isinya. TITIK!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: JOJO</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-902</link>
		<dc:creator>JOJO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 04:33:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-902</guid>
		<description>debat kusir...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>debat kusir&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: NN</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-837</link>
		<dc:creator>NN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 22:15:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-837</guid>
		<description>Bismillah....
Assalamu'alaikum wr. wb.

Walaupun memelihara anjing diperbolehkan untuk keperluan berburu atau penjaga, tetap saja hal-hal untuk menjaga diri dari najis harus tetap dilakukan. Jangan sampai kontak dengan anjing, baik diri kita maupun barang-barang kita. Memelihara anjing pun jangan di dalam rumah sehingga terhindar dari najis (anjing). Yang saya tahu, rumah yang di dalamnya memelihara anjing maka tidak dinaungi malaikat sebagaimana riwayat yang menceritakan bahwa malaikat Jibril AS berjanji menemui Nabi Muhammad SAW di suatu tempat, tetapi tidak kunjung tiba. Ternyata malaikat Jibril AS berada di luar dan berkata: "Sesungguhnya kami tidak memasuki rumah yang ada anjing dan gambar (patung)" (Hadis riwayat al-Bukhari)
Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, maksudnya : "Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing". [Hadis Riwayat Muslim]

Anjing juga hidup di tempat kotor dan makan makanan kotor seperti babi. Untuk lengkapnya bisa liat situs ini:
1. media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/2039.html 
2. agama.infogue.com/hukum_memelihara_anjing_di_dalam_ajaran_islam 
3. www.ustsarwat.com/search.php?id=1166756756
tapi untuk lebih jelasnya lebih baik bertanya kepada ulama yang berkompeten.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah&#8230;.<br />
Assalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
<p>Walaupun memelihara anjing diperbolehkan untuk keperluan berburu atau penjaga, tetap saja hal-hal untuk menjaga diri dari najis harus tetap dilakukan. Jangan sampai kontak dengan anjing, baik diri kita maupun barang-barang kita. Memelihara anjing pun jangan di dalam rumah sehingga terhindar dari najis (anjing). Yang saya tahu, rumah yang di dalamnya memelihara anjing maka tidak dinaungi malaikat sebagaimana riwayat yang menceritakan bahwa malaikat Jibril AS berjanji menemui Nabi Muhammad SAW di suatu tempat, tetapi tidak kunjung tiba. Ternyata malaikat Jibril AS berada di luar dan berkata: &#8220;Sesungguhnya kami tidak memasuki rumah yang ada anjing dan gambar (patung)&#8221; (Hadis riwayat al-Bukhari)<br />
Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, maksudnya : &#8220;Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing&#8221;. [Hadis Riwayat Muslim]</p>
<p>Anjing juga hidup di tempat kotor dan makan makanan kotor seperti babi. Untuk lengkapnya bisa liat situs ini:<br />
1. media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/2039.html<br />
2. agama.infogue.com/hukum_memelihara_anjing_di_dalam_ajaran_islam<br />
3. <a href="http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1166756756" rel="nofollow">http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1166756756</a><br />
tapi untuk lebih jelasnya lebih baik bertanya kepada ulama yang berkompeten.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: NN</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-836</link>
		<dc:creator>NN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 21:11:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-836</guid>
		<description>Bismillah....
Assalamu'alaikum wr. wb
Yang d haramkan, setahu saya memang daging dan air liurnya. Yang perlu diperhatikan adalah tingkah laku anjing yg sering menjilati tubuhnya, berarti tubuhnya juga bisa terhitung najis karena menempel air liurnya sehingga jika terjadi kontak, maka najis juga menempel. Anjing diharamkan pasti ada sebab musababnya walaupun anjing juga ciptaan Allah, hanya kita mungkin belum tahu mengapa anjing diharamkan. Sampai sekarang pun saya belum menemukan dalil yang menjelaskan riwayat mengapa anjing diharamkan. Seperti babi yang diharamkan, ternyata terkuak bahwa babi banyak membawa penyakit, dll. Begitupun dengan anjing, pasti ada alasan mengapa diharamkan. Yang mengerti hukum fikih sekiranya berbaik hati untuk membagi ilmunya.

wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah&#8230;.<br />
Assalamu&#8217;alaikum wr. wb<br />
Yang d haramkan, setahu saya memang daging dan air liurnya. Yang perlu diperhatikan adalah tingkah laku anjing yg sering menjilati tubuhnya, berarti tubuhnya juga bisa terhitung najis karena menempel air liurnya sehingga jika terjadi kontak, maka najis juga menempel. Anjing diharamkan pasti ada sebab musababnya walaupun anjing juga ciptaan Allah, hanya kita mungkin belum tahu mengapa anjing diharamkan. Sampai sekarang pun saya belum menemukan dalil yang menjelaskan riwayat mengapa anjing diharamkan. Seperti babi yang diharamkan, ternyata terkuak bahwa babi banyak membawa penyakit, dll. Begitupun dengan anjing, pasti ada alasan mengapa diharamkan. Yang mengerti hukum fikih sekiranya berbaik hati untuk membagi ilmunya.</p>
<p>wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: no name</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-769</link>
		<dc:creator>no name</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:56:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-769</guid>
		<description>Termasuk perkara yang tidak disangsikan padanya adalah diharamkannya bagi manusia memelihara anjing kecuali dalam beberapa perkara yang ditegaskan oleh syara’ atas bolehnya memeliharanya. 

“Artinya : Siapa yang menjadikan anjing –kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman- niscaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari” [1]

Apabila berkurang pahalanya satu qirath berarti ia berdosa dengan perbuatannya tersebut, karena hilangnya pahala seperti mendapatkan dosa, keduanya menunjukkan haramnya. Dalam kesempatan ini, saya memberi nasehat kepada orang-orang yang tertipu dengan perbuatan orang-orang kafir berupa pemeliharaan terhadap anjing, merupakan perbuatan keji.

Kenajisannya lebih berat daripada najis-najis lainnya. Sesungguhnya najis anjing tidak bisa suci kecuali dengan tujuh kali basuhan, salah satunya dengan tanah. Sampai-sampai babi yang keharamannya ditegaskan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an dan ia adalah rijs (najis), kenajisannya tidak sampai kepada batas ini. Anjing adalah najis yang sangat buruk sampai kepada batas ini. Anjing adalah najis yang sangat buruk. Namun sangat disayangkan, sebagian orang tertipu dengan orang-orang kafir yang terbiasa melakukan perbuatan-perbuatan tercela, maka mereka memelihara anjing ini tanpa da keperluan, tanpa keterpaksaan.

Memelihara, mendidik dan membersihkannya padahal ia tidak pernah bersih selamanya. Walaupun dibersihkan dengan air laut niscaya tidak akan pernah bersih karena najisnya bersifat ain (dzatnya). Kemudian mereka mengalami kerugian yang sangat banyak, menyia-nyiakan harta dengan pemeliharaan tersebut dan (Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang menyia-nyiakan harta) [2].

Saya menyarankan kepada mereka agar bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengeluarkan anjing dari rumah mereka. Adapun orang yang membutuhkannya untuk berburu, atau bertani atau memelihara ternak, sesungguhnya hal tersebut tidak apa-apa karena adanya izin dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan hal tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Termasuk perkara yang tidak disangsikan padanya adalah diharamkannya bagi manusia memelihara anjing kecuali dalam beberapa perkara yang ditegaskan oleh syara’ atas bolehnya memeliharanya. </p>
<p>“Artinya : Siapa yang menjadikan anjing –kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman- niscaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari” [1]</p>
<p>Apabila berkurang pahalanya satu qirath berarti ia berdosa dengan perbuatannya tersebut, karena hilangnya pahala seperti mendapatkan dosa, keduanya menunjukkan haramnya. Dalam kesempatan ini, saya memberi nasehat kepada orang-orang yang tertipu dengan perbuatan orang-orang kafir berupa pemeliharaan terhadap anjing, merupakan perbuatan keji.</p>
<p>Kenajisannya lebih berat daripada najis-najis lainnya. Sesungguhnya najis anjing tidak bisa suci kecuali dengan tujuh kali basuhan, salah satunya dengan tanah. Sampai-sampai babi yang keharamannya ditegaskan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an dan ia adalah rijs (najis), kenajisannya tidak sampai kepada batas ini. Anjing adalah najis yang sangat buruk sampai kepada batas ini. Anjing adalah najis yang sangat buruk. Namun sangat disayangkan, sebagian orang tertipu dengan orang-orang kafir yang terbiasa melakukan perbuatan-perbuatan tercela, maka mereka memelihara anjing ini tanpa da keperluan, tanpa keterpaksaan.</p>
<p>Memelihara, mendidik dan membersihkannya padahal ia tidak pernah bersih selamanya. Walaupun dibersihkan dengan air laut niscaya tidak akan pernah bersih karena najisnya bersifat ain (dzatnya). Kemudian mereka mengalami kerugian yang sangat banyak, menyia-nyiakan harta dengan pemeliharaan tersebut dan (Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang menyia-nyiakan harta) [2].</p>
<p>Saya menyarankan kepada mereka agar bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengeluarkan anjing dari rumah mereka. Adapun orang yang membutuhkannya untuk berburu, atau bertani atau memelihara ternak, sesungguhnya hal tersebut tidak apa-apa karena adanya izin dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan hal tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: no name</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-768</link>
		<dc:creator>no name</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:52:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-768</guid>
		<description>Agama Islam adalah agama kasih sayang, perdamaian dan humanis. Oleh sebab itu, maka syari'at islam memiliki tujuan tujuan (maqosid as-syari'ah) yang harus dijaga dan dipenuhi. Tujuan tujuan itu adalah: 
- Menjaga agama (hifzu al-dien) 
- Menjaga akal (hifzu al-aqlu) 
- Menjaga kehidupan (hifzu al-nafs) 
- Menjaga generasi (hifzu al-nasl) 
- Menjaga kehormatan (hifzu al-'irdh) 
Tujuan-tujuan inilah yang menjadi barometer di dalam hukum halal, haram, makruh (dibenci), dan mubah (boleh) dan lain-lain. Sehingga bila ada perbuatan yang akibatnya dapat merusak salah satu tujuan dari 5 tujuan tersebut, maka hukumnya haram. 
Contoh: meminum minuman keras atau 'ngedrugs' itu hukumnya jelas haram. Alasannya, perbuatan itu bisa merusak akal, yang mana ini sangat bertentangan dengan tujuan syari'at yang nomor dua yaitu penjagaan akal (hifzu al-'aql). Begitu juga sebaliknya.

Adapun masalah pemeliharaan anjing, maka kita dapat melihat, apakah maksud pemeliharaan itu untuk menjaga salah satu tujuan syari'at atau tidak? Atau, dengan kata lain, untuk kemaslahatan manusia atau tidak? Jika iya, maka hukumnya boleh, dan apabila tidak, maka hukumnya haram. 
Hal ini dikuatkan dengan hadist-hadist Nabi yang menerangkan tentang kebolehan memelihara anjing dengan tujuan untuk penjagaan atau untuk berburu.


Nabi berkata: "Barangsiapa memelihara anjing, maka pahalanya akan berkurang satu qiroth setiap harinya. Kecuali anjing untuk berburu dan anjing penjaga kebun" (HR: Jama'ah) 

Nabi berkata: "Barangsiapa memelihara anjing tidak untuk keperluan berburu atau penjagaan, maka pahalanya akan berkurang sebanyak satu qiroth setiap harinya" (Mutfaquh 'Alaihi) 

Kesimpulannya, memelihara anjing untuk kepentingan penjagaan atau berburu itu diperbolehkan. Tetapi diapun harus berusaha menjaga diri dari najis yang timbul dari hewan tersebut</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agama Islam adalah agama kasih sayang, perdamaian dan humanis. Oleh sebab itu, maka syari&#8217;at islam memiliki tujuan tujuan (maqosid as-syari&#8217;ah) yang harus dijaga dan dipenuhi. Tujuan tujuan itu adalah:<br />
- Menjaga agama (hifzu al-dien)<br />
- Menjaga akal (hifzu al-aqlu)<br />
- Menjaga kehidupan (hifzu al-nafs)<br />
- Menjaga generasi (hifzu al-nasl)<br />
- Menjaga kehormatan (hifzu al-&#8217;irdh)<br />
Tujuan-tujuan inilah yang menjadi barometer di dalam hukum halal, haram, makruh (dibenci), dan mubah (boleh) dan lain-lain. Sehingga bila ada perbuatan yang akibatnya dapat merusak salah satu tujuan dari 5 tujuan tersebut, maka hukumnya haram.<br />
Contoh: meminum minuman keras atau &#8216;ngedrugs&#8217; itu hukumnya jelas haram. Alasannya, perbuatan itu bisa merusak akal, yang mana ini sangat bertentangan dengan tujuan syari&#8217;at yang nomor dua yaitu penjagaan akal (hifzu al-&#8217;aql). Begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Adapun masalah pemeliharaan anjing, maka kita dapat melihat, apakah maksud pemeliharaan itu untuk menjaga salah satu tujuan syari&#8217;at atau tidak? Atau, dengan kata lain, untuk kemaslahatan manusia atau tidak? Jika iya, maka hukumnya boleh, dan apabila tidak, maka hukumnya haram.<br />
Hal ini dikuatkan dengan hadist-hadist Nabi yang menerangkan tentang kebolehan memelihara anjing dengan tujuan untuk penjagaan atau untuk berburu.</p>
<p>Nabi berkata: &#8220;Barangsiapa memelihara anjing, maka pahalanya akan berkurang satu qiroth setiap harinya. Kecuali anjing untuk berburu dan anjing penjaga kebun&#8221; (HR: Jama&#8217;ah) </p>
<p>Nabi berkata: &#8220;Barangsiapa memelihara anjing tidak untuk keperluan berburu atau penjagaan, maka pahalanya akan berkurang sebanyak satu qiroth setiap harinya&#8221; (Mutfaquh &#8216;Alaihi) </p>
<p>Kesimpulannya, memelihara anjing untuk kepentingan penjagaan atau berburu itu diperbolehkan. Tetapi diapun harus berusaha menjaga diri dari najis yang timbul dari hewan tersebut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: shanty</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-766</link>
		<dc:creator>shanty</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 03:21:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-766</guid>
		<description>@nicholas
maksudnya q.s al maidah:4 itu adalah buruan yang ditangkap oleh binatang buas , jadi bukan binatang buasnya tapi hasil buruan binatang buas tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@nicholas<br />
maksudnya q.s al maidah:4 itu adalah buruan yang ditangkap oleh binatang buas , jadi bukan binatang buasnya tapi hasil buruan binatang buas tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Nanyadoang</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-763</link>
		<dc:creator>Nanyadoang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:44:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-763</guid>
		<description>maaf, babi juga ciptaan-Nya. Kenapa dibilang haram atau najis? Kenapa Tuhan ciptakan?

Bisa tolong jelaskan sejarahnya?

Kalau ada yang iklas mau menjelaskan, tolong kirim artikel anda ke

artajahe@gmail.com


Sekedar pengen tau. Ga ada niat menjatuhkan keyakinan anda.

Peace INdonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf, babi juga ciptaan-Nya. Kenapa dibilang haram atau najis? Kenapa Tuhan ciptakan?</p>
<p>Bisa tolong jelaskan sejarahnya?</p>
<p>Kalau ada yang iklas mau menjelaskan, tolong kirim artikel anda ke</p>
<p><a href="mailto:artajahe@gmail.com">artajahe@gmail.com</a></p>
<p>Sekedar pengen tau. Ga ada niat menjatuhkan keyakinan anda.</p>
<p>Peace INdonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ifa</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-745</link>
		<dc:creator>ifa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 23:36:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-745</guid>
		<description>saya mau tanya dong...sebenarnya yg diharamkan khan dagingnya dan air liurnya ya...tetapi tdk semua jenis anjing yang slalu mengeluarkan air liurnya...dan kucing dan anjing secara fisik dan kebiasaan khan hampir sma...kenapa anjing lebih diharamkan?? qlo babi diharamkan karena memang babi itu membawa penyakit...dan jorok... jadi qlo anjing gmana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya dong&#8230;sebenarnya yg diharamkan khan dagingnya dan air liurnya ya&#8230;tetapi tdk semua jenis anjing yang slalu mengeluarkan air liurnya&#8230;dan kucing dan anjing secara fisik dan kebiasaan khan hampir sma&#8230;kenapa anjing lebih diharamkan?? qlo babi diharamkan karena memang babi itu membawa penyakit&#8230;dan jorok&#8230; jadi qlo anjing gmana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: diana</title>
		<link>http://blog.agul.net/?p=67#comment-730</link>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 07:54:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.agul.net/?p=67#comment-730</guid>
		<description>Kenapa anjing haram? Anjing kan ciptaan Tuhan, kalo dia memang haram kenapa dia diciptakan. Anjing adalah makhluk yang paling setia. Saya muslim, dulu saya punya anjing, tapi sudah meninggal dan sekarang saya mau anjing lagi untuk jaga rumah dan teman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa anjing haram? Anjing kan ciptaan Tuhan, kalo dia memang haram kenapa dia diciptakan. Anjing adalah makhluk yang paling setia. Saya muslim, dulu saya punya anjing, tapi sudah meninggal dan sekarang saya mau anjing lagi untuk jaga rumah dan teman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
