payday loans
Jun
27

Jakarta, Indonesia – what are ‘they’ doing to you!

Dikirim oleh agul di kategori Ekonomi, Inspirasi, Politik

Jakartaby Andre Vitchek

Today, high-rises dot the skyline, hundreds of thousands of vehicles belch fumes on congested traffic arteries and super-malls have become the cultural centers of gravity in Jakarta, the fourth largest city in the world. In between towering super-structures, humble kampongs house the majority of the city dwellers, who often have no access to basic sanitation, running water or waste management.

Pada saat ini, gedung pencakar langit, jalanan macet dipadati oleh ratusan ribu kendaraan, dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta, yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.

Jakarta TrafficWhile almost all major capitals in the Southeast Asian region are investing heavily in public transportation, parks, playgrounds, sidewalks and cultural institutions like museums, concert halls and convention centers, Jakarta remains brutally and determinately ‘pro-market’ profit-driven and openly indifferent to the plight of a majority of its citizens who are poor.

Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk transportasi publik, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang MISKIN.

Baca selengkapnya… »


Jun
26

Benarkah Kopi itu Baik?

Dikirim oleh agul di kategori Budaya, Kesehatan

KopiHampir setiap sudut kota sekarang sudah dipenuhi dengan mal. Masyarakat kita, terutama remaja, lebih sering menghabiskan waktu senggang di mal. Mal memiliki tempat-tempat yang dapat digunakan para remaja untuk berkumpul dan mengobrol bersama teman sebayanya, seperti kafe kopi. Bahkan dalam satu mal bisa terdapat beberapa kafe kopi, yang merupakan cerminan semakin banyaknya penikmat kopi di Jakarta.

Maka dapat kita lihat, sekarang banyak remaja dan dewasa muda yang semestinya tidak membutuhkan kopi mulai mengkonsumsi kopi. Hanya sekedar iseng minum sambil mengobrol. Sasaran kafe kopi pun berubah dari orang tua menjadi para remaja dan dewasa muda.

Baca selengkapnya… »


Jun
24

Pantaskah Tanggal 22 Juni Dianggap Sebagai Hari Kelahiran Jakarta?

Dikirim oleh agul di kategori Budaya, Politik, Sejarah

MonasSeperti yang kita tau, banyak sekali sejarah negeri ini yang telah diputarbalikan oleh segelintir kelompok hanya untuk memuaskan kepentingan kelompoknya sendiri, salah satu contohnya adalah momen hari kebangkitan nasional, dimana sebagian kalangan Islam dengan mengungkapkan fakta berusaha untuk meluruskan hal tersebut.

Kini menyambut kelahiran kota Jakarta, kita juga wajib mempertanyakan keabsahan dari tanggal 22 Juni sebagai hari kelahiran Jakarta dan juga harus mempertanyakan peran Fatahillah yang katanya berjasa besar dengan proses kelahiran Jakarta dan Dakwah Islam di Jakarta.

Baca selengkapnya… »